Logo
/
Game Survival Crafting Delverium Meluncur di Steam

 

Game Survival Crafting Delverium Meluncur di Steam



Game Survival Crafting Delverium bakal hadir di Steam Early Access mulai 22 September mendatang. Game indie ini menggabungkan kesenangan bertani ala Stardew Valley dengan kebebasan menjelajah dunia terbuka seperti Minecraft. Pemain bisa bercocok tanam, membangun pemukiman, sampai menjelajahi dungeon penuh misteri dalam satu paket permainan.

Apa Itu Delverium

Delverium merupakan game indie bergenre survival-crafting yang dikembangkan untuk menggabungkan beberapa genre populer sekaligus. Pengembang merancang dunia dengan sistem procedurally generated, sehingga peta setiap sesi permainan selalu berbeda. Pemain akan menemukan biome beragam, gua tersembunyi, dan dungeon dalam yang menawarkan tantangan baru di tiap sesi bermain.

Selain aspek eksplorasi, game ini juga mengedepankan kebebasan gaya bermain bagi penggunanya. Pemain bisa memilih fokus bertani secara santai atau langsung terjun ke dungeon berbahaya demi harta karun langka. Pendekatan ini membuat Game Survival Crafting Delverium cocok untuk berbagai tipe gamer. Baik yang suka ritme santai maupun yang menyukai tantangan bisa menikmati game ini.

Latar Belakang dan Konsep Pengembangan Delverium

Game Survival Crafting Delverium Meluncur di Steam

Tim pengembang merancang Delverium dengan tujuan menyatukan dua genre yang selama ini jarang digabungkan secara utuh. Mereka mengambil elemen farming dan kehidupan desa dari game simulator, lalu memadukannya dengan sistem eksplorasi dan pertarungan dari game survival. Hasilnya adalah dunia game yang menawarkan variasi aktivitas cukup luas bagi pemain.

Pengembang juga menambahkan alur cerita sebagai pengikat seluruh aktivitas dalam game. Ada kekuatan berbahaya bernama Faults yang perlahan merusak daratan di dunia Delverium. Pemain ditugaskan mengumpulkan fragmen cerita yang tersebar untuk mengungkap asal-usul ancaman tersebut. Sistem naratif ini memberi motivasi tambahan selain sekadar bertani atau menjelajah dungeon.

Pendekatan ini berbeda dari kebanyakan game farming yang biasanya minim konflik. Delverium justru menempatkan ancaman dunia sebagai bagian penting dari progres permainan. Pemain didorong menyeimbangkan waktu antara mengurus pemukiman dan menyelidiki sumber Faults. Cara ini membuat ritme permainan terasa lebih dinamis dibanding game farming pada umumnya.

Fitur Utama yang Ditawarkan Delverium

Pengembang membekali Delverium dengan berbagai fitur yang membuat gameplay-nya terasa lengkap. Berikut daftar fitur utama yang perlu diketahui sebelum game ini resmi rilis:

  • Kebebasan menentukan gaya bermain, dari bertani santai sampai eksplorasi dungeon berisiko tinggi

  • Dunia procedurally generated dengan biome, gua, dan dungeon yang selalu berubah

  • Sistem farming lengkap mulai dari mencangkul, menanam, memancing, hingga memasak

  • Fitur crafting untuk membuat perkakas, senjata, armor, dan material bangunan

  • Kemampuan merekrut NPC ke pemukiman untuk berdagang dan menambah suasana desa

  • Alur cerita misterius seputar kekuatan berbahaya bernama Faults

Setiap fitur di atas dirancang saling berkaitan satu sama lain. Pemain yang rajin bertani bisa mendapat bahan masakan pemulih stamina untuk bertahan lebih lama saat eksplorasi dungeon. Sebaliknya, hasil jelajah dungeon bisa dipakai untuk melengkapi kebutuhan crafting dan pembangunan desa. Keterkaitan ini mendorong pemain mencoba semua aspek permainan secara merata.

Sistem Farming dan Crafting dalam Delverium

Game Survival Crafting Delverium Meluncur di Steam

Elemen cozy pada Delverium ternyata digarap cukup dalam meski genre utamanya survival. Pemain dapat mencangkul lahan, menanam benih, menyiram tanaman, hingga memanen hasil kebun secara berkala. Selain bertani, pemain juga bisa memelihara hewan ternak dan memancing ikan di berbagai titik air.

Bahan makanan yang terkumpul bisa diolah menjadi resep masakan untuk memulihkan stamina karakter. Di sisi lain, sistem crafting memungkinkan pemain mengolah sumber daya alam menjadi perkakas, senjata, dan armor. Pemain juga bisa membangun rumah, markas, sampai pemukiman lengkap dengan NPC yang bisa direkrut. NPC tersebut nantinya bisa diajak berdagang untuk menunjang kebutuhan pemain sehari-hari.

Mode Multiplayer yang Fleksibel

Delverium mendukung beberapa mode permainan agar bisa dinikmati sendiri maupun bersama teman. Berikut rincian mode multiplayer yang tersedia dalam game ini:

ModeJumlah PemainKeterangan
Solo1 pemainCocok untuk yang suka main sendirian dengan ritme santai
Local Co-opHingga 4 pemainMenggunakan fitur split-screen dalam satu layar
Online Co-opHingga 8 pemainBisa mabar bareng teman secara online

Opsi multiplayer ini membuat Delverium fleksibel untuk berbagai kebutuhan bermain. Pemain solo tetap bisa menikmati alur cerita tanpa gangguan dari orang lain. Sementara itu, pemain yang suka mabar bisa mengajak sampai tujuh teman sekaligus lewat mode online. Fleksibilitas ini jadi salah satu nilai jual utama dari game ini.

Visual dan Musik Pendukung Delverium

Delverium tampil dengan gaya visual pixel art 2D yang berwarna dan detail. Pengembang memberi perhatian khusus pada desain tiap elemen dunia, mulai dari karakter, bangunan, sampai lanskap alam. Tampilan ini membuat game terasa hangat sekaligus mudah dinikmati semua kalangan usia.

Aspek audio digarap oleh Jeff van Dyck, komposer peraih BAFTA Award yang berpengalaman di industri game. Ia sebelumnya menangani musik untuk Unpacking, Forts, dan Paint the Town Red. Kolaborasi visual dan musik ini diharapkan memperkuat suasana dunia Delverium secara keseluruhan. Kombinasi ini turut mendukung imersi pemain selama menjalani berbagai aktivitas dalam game.

Perbandingan Delverium dengan Stardew Valley dan Minecraft

Banyak calon pemain penasaran soal posisi Delverium dibanding dua game populer yang menjadi inspirasinya. Berikut perbandingan singkat beberapa aspek utama ketiga game tersebut:

AspekStardew ValleyMinecraftDelverium
Konsep permainanFarming dan kehidupan desaEksplorasi dan pembangunan bebasFarming, crafting, dan dungeon
Peta duniaTetap dan sudah dirancangProcedurally generatedProcedurally generated
Mode multiplayerHingga 4 pemainBervariasi tergantung serverHingga 8 pemain online

Tabel di atas menunjukkan bahwa Delverium mencoba mengambil kelebihan dari kedua game tersebut. Sistem farming yang detail mengingatkan pada Stardew Valley, sementara dunia procedurally generated mirip pendekatan Minecraft. Kombinasi kedua elemen ini membuat Delverium punya identitas gameplay sendiri.

Tanggal Rilis dan Cara Menambahkan ke Wishlist

Delverium dijadwalkan rilis di Steam Early Access pada 22 September mendatang. Pemain yang penasaran bisa langsung mengunjungi halaman Steam resmi game ini untuk melihat detail harga dan spesifikasi. Menambahkan game ke wishlist juga membantu pengembang mengukur minat pasar sebelum rilis penuh dilakukan.

Bagi penggemar Stardew Valley maupun Minecraft, Game Survival Crafting Delverium layak masuk daftar pantauan menjelang akhir bulan ini. Kombinasi elemen farming, crafting, dan eksplorasi dungeon menawarkan pengalaman baru dalam satu paket permainan. Pemain tinggal menunggu tanggal rilis resmi untuk mulai membangun dunia versi mereka sendiri.

Pertanyaan Seputar Delverium

Beberapa pertanyaan berikut sering muncul dari calon pemain yang baru mengenal game ini.

Kapan Delverium resmi dirilis?
Delverium dijadwalkan masuk Steam Early Access pada 22 September mendatang. Pengembang belum mengumumkan tanggal rilis versi penuh setelah masa Early Access selesai.

Apakah Delverium bisa dimainkan sendirian?
Bisa. Delverium mendukung mode solo bagi pemain yang lebih suka menjalani cerita dan aktivitas farming tanpa pemain lain.

Berapa jumlah pemain maksimal dalam mode online Delverium?
Mode online co-op pada Delverium mendukung hingga delapan pemain sekaligus dalam satu sesi permainan.

Apakah Delverium tersedia di platform selain PC?
Sejauh ini pengembang baru mengumumkan rilis untuk platform Steam di PC. Belum ada informasi resmi soal versi konsol. Baca artikel menarik lainya hanya di Ruangbacaku

Artikel Selanjutnya Ini adalah artikel terbaru